hmmm…

Hari ini kami bersama. seharian. Menelusuri ladang. Selalu berdekatan. Tenang sekali bersamanya. Riuh sekali dentuman dada bersamanya. Ini kali pertama yang seperti ini. Dan yang kuyakini. Aku tidak kembali menjadi remaja Tidak ada akhir untuk cerita ini, karena memang tidak pernah ada awal Tidak pernah ada keputusan, karena memang tidak pernah ada kata Tidak pernah […]

dogma kentut

Ia berceloteh tentang pengorbanan, idealisme, pengabdian, loyalitas, dan meski mulutnya tidak sampai berbusa (sebenarnya saya tidak pernah melihat orang yang berceloteh sampai mulutnya berbusa, kalau anjing kelelahan berlari lalu mulutnya berbusa, sudah sering) saya yakin kalau ia begitu menggebu dan meyakini kata-kata itu. Aduh…maap, kita tidak berada dalam sudut pandang yang sama. Saya tidak, dan […]

di tanah ini

Di tanah ini….aku menghargai uang karena harga uang begitu tinggi di sini ….aku gelagapan meraih kawan bicara yang ternyata tetap di seberang sana ….aku bertemu silence suicide, secondhade serenade…dan terhanyut …..memang, banyak yang ku dapat..dan terima kasih ….begitu permukaan…datar….hambar….jantungku entah mengapa tidak berdenyut ….. kosong dan aku kembali menulis

bayangan

Satu periode telah berlalu. Penuh dengan bayangan. Periode baru bermula. Penuh dengan bayangan yang sama. Waktu berlari. Tokoh berganti. Plot berubah. Bayangan tetap sama Menari. Berkidung. Bercengkerama dengan bebas. Tanpa batas. Tak terhitung. Bersemesta. Berinti. Berpusat. Berlingkaran. Lelah mengusir. Muak menghapus Terlalu kuat. Mencengkram. Menerobos. Menghunjam. Dan…bayangan tetap menjadi bayangan….bercokol dalam jiwa

darah yang sama

Aku lahir dari darahmu juga, dari rahimmu, melalui vaginamu ….dan kita begitu berbeda, lalu kenapa dan kau berada di jalurmu yang bergelimang kemewahan hanya dalam satu sentil jari dan aku berada di jalurku yang matimatian menutupi segepok tagihan dalam satu bulan….lalu kenapa… sungguh menjadi bagian dari dirimu adalah satu kebanggaan tulus mengingat masa lalu kita […]

adiksi

Seperti ini memang yang saya bayangkan sedari dulu. Untuk yang pernah pakai, sedang pakai, akan pakai, atau hanya berimajinasi untuk memakai. Untuk mereka yang pernah, sedang, akan berhubungan dengan pemakai. Untuk kita semua, baik itu pemakai atau tidak. Semua kembali ke keterhubungan. Terhadap perasaan, terhadap masyarakat. Seberapa nyaman dan terhubungnya kamu dengan diri kamu, dengan […]

error: Content is protected !!